Keistimewaan Yang di dapat dari Sholat Tasbih

Keistimewaan Yang di dapat dari Sholat Tasbih

Shalat Sunah Tasbih diajarkan oleh Nabi Muhammad saw kepada kita untuk dilakukan setiap hari, atau bagi yang tidak mampu melakukanya boleh dilakukan cukup seminggu sekali, atau sebulan sekali, atau setahun sekali.

Sholat Tasbih merupakan Sholat sunnat yang didalamnya dalam melakukan sholat membaca kalimat tasbih (kalimat “Subhanallah wal hamdu lillahi walaa ilaaha illallahu wallahu akbar”) sebanyak 300 kali (4 raka’at masing-masing 75 kali tasbih).

Sholat ini diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada pamannya yakni sayyidina Abbas bin Abdul Muthallib. Hadits Rasulullah SAW kepada pamannya Abbas bin Abdul Muthallib yang berbunyi:

Wahai Abbas pamanku, saya menginginkan memberi kepadamu, saya betul-betul mencintaimu, saya menginginkan engkau lsayakan -sepuluh sifat- bila engkau mengerjakannya Allah bakal mengampuni dosamu, baik yang pertama serta paling akhir, yang terdahulu serta yang baru, yg tidak berniat ataupun yang disengaja, yang kecil ataupun yang besar, yang tersembunyi ataupun yang terang-terangan. Sepuluh karakter yaitu : Engkau melaksankan Sholat empat rakaat ; engkau baca dalam tiap-tiap rakaat Al-Fatihah serta surat, jika engkau usai membacanya di rakaat pertama serta engkau masihlah berdiri, mka ucapkanlah : Subhanallah Walhamdulillah Walaa Ilaaha Ilallah Wallahu Akbar 15 kali, Lalu ruku’lah serta bacalah do’a itu 10 kali saat tengah ruku, lalu sujudlah serta bacalah do’a itu 10 kali saat sujud, lalu bangkitlah dari sujud serta bacalah 10 kali lalu sujudlah serta bacalah 10 kali lalu bangkitlah dari sujud serta bacalah 10 kali. Tersebut 75 kali dalam tiap-tiap rakaat, serta kerjakanlah hal itu pada empat rakaat. Bila engkau mampu untuk mengerjakannya satu kali dalam sehari-hari, jadi kerjakanlah, bila tak, jadi kerjakanlah satu kali satu minggu, bila tak jadi kerjakanlah satu bulan sekali, bila tak jadi kerjakanlah sekali dalam satu tahun apabila tak jadi kerjakanlah sekali dalam seumur hidupmu” (HR Abu Daud 2/67-68)

bnu Ma’in. An-Nasaiy berkata: Ia tidak apa-apa. Az-Zarkasyi berpendapat: “Hadis shahih dan bukan dhaif”. Ibnu As-Sholah: “Haditsnya adalah Hasan”

Sholat Tasbih

Keistimewaan Sholat Tasbih Bagi Yang Menjalankan

  • Kalimat yang paling dipilih Allah swt

Suatu kali Rasulullah ditanya apakah ucapan yang paling unggul? Rasulullah menjawab,

مَا اصْطَفَى اللهُ لِمَلاَئِكَتِهِ أَوْ لِعِبَادِهِ: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

‘Yang dipilih Allah swt terhadap para malaikat-Nya dan hamba-Nya adalah ucapan: Subhanallahi wa bihamdihi’ (Riwayat Muslim)

  • Memberatkan timbangan amal

Rasulullah bersabda,

كَلِمَتَانِ خَفِيْفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيْلَتَانِ فِى الْمِيْزَانِ حَبِيْبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ

‘Ada dua kalimat yang keduanya ringan diucapkan di lidah namun memberatkan timbangan amal dan keduanya disukai oleh ar-Rahman, yaitu: Subhanallahi wa bi hamdihi subhanallahil azhim’ (Riwayat Bukhari dan Muslim

  • Menghapus dosa yang banyak

Rasulullah bersabda,

مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ مِائَةَ مَرَّةٍ حُطَّتْ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ أَكْثَرَ مِنْ زَبَدِ الْبَحْرِ

Barangsiapa yang mengucapkan: Subhanallahi wa bi hamdihi 100x maka Allah dihapuskan kesalahan meskipun kesalahannya itu sebanyak buih lautan’ (Riwayat Bukhari dan Muslim)

  • Punya perkebunan kurma di surga

مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ غُرِسَتْ لَهُ نَخْلَةٌ فِى الْجَنَّةِ

‘Barangsiapa yang mengucapkan: Subhanallahil azhimi wa bi hamdihi, maka ditanamkan baginya satu pohon kurma di surga’ (Riwayat at-Tirmidzi)

  • Terhindar dari kesedihan dan penyakit-penyakit berat

Suatu kali Qabishah al-Makhariq mendatangi Rasulullah dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, ajarkan aku beberapa kalimat (ucapan) yang dengannya Allah memberi manfaat kepadaku, karena sungguh umurku sudah tua dan aku merasa lemah untuk melakukan apapun’. Lalu Rasulullah berkata, ‘Adapun untuk duniamu, maka ketika engkau selesai shalat Shubuh, maka ucapkanlah tiga kali:

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Jika engkau membacanya, maka engkau terhindar dari kesedihan, kusta (lepra), penyakit biasa, belang, lumpuh akibat pendarahan otak (stroke)…’ (Riwayat Ibnu as-Sunni dan Ahmad)

  • Senjata menghadapi persoalan besar

Diriwayatkan dari Abu Hurayrah, bahwa jika Rasulullah menghadapi persoalan penting, maka beliau mengangkat kepalanya ke langit sambil mengucapkan: Subhanallahil azhim, dan jika beliau bersungguh-sungguh dalam berdoa, maka beliau mengucapkan: Ya hayyu ya qoyyum (Riwayat at-Tirmidzi)

  • Senjata menghadapi krisis pangan

Rasulullah bersabda,

طَعَامُ الْمُؤْمِنِيْنَ فِي زَمَنِ الدَّجَّالِ طَعَامُ الْمَلاَئِكَةِ: التَّسْبِيْحُ وَالتَّقْدِيْسُ، فَمَنْ كَانَ مَنْطِقُهُ يَوْمِئِذٍ التَّسْبِيْحَ أَذْهَبَ اللهُ عَنْهُ الْجُوْعَ

‘Makanan orang beriman pada zaman munculnya Dajjal adalah makanan para malaikat, yaitu tasbih dan taqdis. Maka barangsiapa yang ucapannya pada saat itu adalah tasbih, maka Allah akan menghilangkan darinya kelaparan’ (Riwayat al-Hakim)

28,425 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Artikel Lainya :

  • pengobatan ilmu hikmah

Comments

comments